AUSTIN ABDI, KEMBALI KE ORISINALITAS

mediadetail29

Setelah lebih dari 15 tahun, Austin Abdi memutuskan kembali ke Indonesia. Agar lebih dekat dengan keluarga dan rindu makanan Indonesia, terutama tempe goreng. Alumnus Le Cordon Bleu, Australia ini percaya bahwa tren makanan akan kembali ke sisi orisinalitas.

Mengaku suka makan, Austin Abdi kemudian menekuni bidang kuliner, dengan spesifikasi khusus masakan Prancis. Namun, pria yang menyebut dunia masak-memasak sebagai sangat menyenangkan ini juga menguasai masakan Jepang dan Western.

“Setiap chef pasti punya cara dan teknik tersendiri meskipun memasak hidangan yang sama, misalnya ikan. Tidak semua ikan enak dibakar, contohnya ikan mas. Buat saya, teknik memasak ala Chinese, pakai minyak wijen dan bawang putih, membuat rasa masakan lebih tasty,” kata Chef Austin, panggilan pria yang kini menjabat Business and Product Development Director Gourmet Kemang ini.

Ikan, menurutnya, lebih riskan dimasak karena biasanya lebih tipis dari daging merah atau unggas. Lama pemasakan berpengaruh. Pemakaian bumbu yang terlalu banyak juga akan menghilangkan rasanya.

“Rahasianya sederhana. Amis ikan bisa dihilangkan dengan jeruk nipis. Marinate sebentar, pasti akan hilang amisnya. Kalau calamari, agar tidak alot, sebelum dimasak, rendam sebentar dalam susu. Memasaknya juga jangan lama-lama. Udang lebih enak di-steam, dengan bawang putih yang dikeprek,” paparnya.

Ia tidak terlalu mendukung tren fusion dalam makanan. “Di Jepang tidak ada sushi pakai cabai rawit. Dan itu sifatnya musiman. Buat saya, sisi orisinalitas diperlukan dalam bisnis makanan,” ujarnya.

Kelahiran 7 Maret 1980 ini sempat setahun membuka katering sendiri di rumah sebelum bekerja di Gourmet Kemang tahun 2007. Kini sudah hampir dua tahun ia tidak memasak untuk tamu.

“Kami punya tim sehingga saya tidak turun memasak, tetapi saya selalu mencoba sebelum disajikan ke customer,” ungkapnya.

Namun, karena pada dasarnya memang suka kegiatan ini, ia tetap memasak di rumah, terutama untuk diri sendiri. Paling sering masak tempe goreng. “Cuma pakai bawang putih, sedikit garam, dan kaldu ayam. Tempe hangat dimakan dengan nasi putih. It’s heaven,” katanya sambil tertawa.

Sumber: http://www.sehatnews.com/profile/21701-austin-abdi-kembali-ke-orisinalitas.html

Facebook0Twitter0Pinterest0

Archives