TIDAK SEMUA MASAKAN COCOK PAKAI MINYAK ZAITUN

mediadetail36

Takut akan bahaya kolesterol yang dihasilkan dari makanan gorengan, banyak orang beralih memakai minyak zaitun. Harga minyak zaitun yang lebih mahal, tidak menyurutkan animo penggunanya.

Sejatinya, seperti dinyatakan Chef Akbar dari restoran Gourmet World, Kemang, tidak semua masakan cocok memakai minyak zaitun. “Minyak zaitun lebih cocok untuk memasak masakan Asia, yang lebih light. Juga untuk tumis-tumisan, atau saus bening,” tutur Chef Akbar dari restoran Gourmet World, Kemang.

Diungkapkan, minyak zaitun tidak cocok untuk memasak ayam kecap atau rendang, misalnya, karena bakal kalah oleh bumbu dan rempah yang digunakan. Seperti kita tahu, kebanyakan masakan Indonesia menggunakan beraneka bumbu.

“Minyak zaitun tidak cocok untuk membuat nasi goreng merah karena aroma minyak akan kalah oleh pemakaian ebi atau terasi. Lebih cocok untuk nasi goreng putih,” ujarnya.

Minyak zaitun sebenarnya tidak mengubah rasa. Rahasia dari minyak zaitun adalah menambah aroma sehingga bisa meningkatkan cita rasa masakan.

“Agar aroma lebih keluar, panaskan dahulu wajan yang akan dipakai. Sampai benar-benar panas, baru tuangkan minyak zaitun. Tunggu sebentar sampai agak meletup, baru masukkan bahan masakan, bisa bawang putih, atau sayuran,” paparnya.

Lebih baik lagi, minyak zaitun dituangkan saat masakan sudah hampir matang.

Sumber: http://www.sehatnews.com/diet-nutritions/22346-tidak-semua-masakan-cocok-pakai-minyak-zaitun.html

Facebook0Twitter0Pinterest0

Archives